Cara Install Windows 7 Dengan USB Flashdisk DVD + GAMBAR

Cara Install Windows 7 Dengan USB Flashdisk CD Dan DVD
Cara Install Windows 7 Dengan USB Flashdisk CD Dan DVD

Bagaimana cara install Windows 7 sendiri? Simak ulasan cara install Windows 7 dengan mudah ini. Dapat dilakukan pada komputer (PC) maupun laptop dengan berbagai merk seperti HP, Acer, Asus, Toshiba, Lenovo, Sony Vaio, Compaq, dll.

Menginstall Windows sebenarnya bukan hal yang sulit. Hal itu juga berlaku untuk instalasi Windows 7. Dengan mengikuti panduan yang tepat maka Anda dapat menginstall Windows 7 Ultimate 32-bit dan 64-bit dengan mudah. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menyediakan waktu untuk membaca ulasan cara install Windows 7 ini hingga selesai.

Ada banyak keuntungan yang Anda dapatkan jika mengetahui cara menginstall Windows 7 sendiri. Misalnya saja, Anda tidak perlu repot-repot pergi ke tukang servis komputer hanya untuk menginstall Windows. Anda dapat menghemat biaya pengeluaran karena bisa menginstall Windows sendiri dirumah.

Cara Install Windows 7

Dengan mengikuti langkah pada artikel ini, Anda akan mengetahui cara install Windows 7 dengan USB. Anda juga bisa install Windows 7 dengan flashdisk. Nah jika hanya ada CD ataupun DVD, Anda juga tetap bisa menginstall Windows 7. Karena didalam artikel ini ada cara install Windows 7 dengan CD ataupun DVD.

  1. Nyalakan komputer atau laptop yang hendak di install Windows 7.
  2. Masuklah ke menu BIOS. Saat pertama menyalakan laptop atau komputer, biasanya ada keterangan dibagian bawah layar mengenai tombol apa yang harus ditekan untuk masuk ke “SETUP”. Saat masih berada dihalaman yang sama, Pastikan Anda menekan tombol tersebut beberapa kali agar dapat masuk ke menu BIOS (SETUP).
  3. Setelah berhasil masuk ke menu BIOS, Anda harus mengatur booting pertama. Jadi pilih tab “Boot”.
  4. Jika Anda akan install Windows 7 dengan USB flashdisk, maka ubah boot pertamanya menjadi “Removable Devices”. Tapi jika Anda hendak menginstall Windows 7 dengan CD atau DVD, maka ganti boot pertama dengan CD-ROM Drive.
  5. Jika Anda mengubah booting pertama melalui “Removable Devices”, pastikan Anda segera menancapkan flashdisk yang berisi installer Windows 7. Begitu juga jika Anda merubah booting pertama menjadi “CD-ROM Drive”, maka segera masukkan CD atau DVD installer Windows 7. Sebagai contoh, kami menggunakan DVD untuk menginstall Windows 7.
  6. Berikutnya pilih tab “Exit”. Anda akan ditanya apakah akan menyimpan perubahan konfigurasi, pilih “Yes”.
  7. Sekarang laptop akan melakukan restart secara otomatis. Selanjutnya laptop akan langsung melakukan booting pertama dari DVD Windows 7 installer.
  8. Saat muncul tulisan “Press any key to boot from CD or DVD” langsung saja tekan sembarang tombol. Misalnya tekan tombol “Enter”. Lakukan hal ini dengan cepat. Jika terlalu lama maka laptop akan restart kembali.
  9. Saat layar menampilkan “Windows is loading files”, tunggu prosesnya hingga selesai.
  10. Untuk bahasa, silahkan pilih bahasa Inggris (English). Lalu pilih “Next”.
  11. Tekan tombol “Install now” untuk memulai proses install Windows 7 di laptop.
  12. Selanjutnya layar akan menampilkan “License Terms”. Scroll sampai bawah, lalu beri tanda centang di kotak “I accept the license terms”. Kemudian tekan tombol “Next”.
  13. Dilayar berikutnya, Anda akan ditanya tipe installasi apa yang Anda inginkan. Karena saat ini akan dilakukan install ulang sistem operasi Windows 7, maka pilih saja “Custom(advanced)”.
  14. Setelah itu Anda akan dibawa ke halaman partisi. Disini Anda dapat mengatur dan membagi hard disk Anda menjadi beberapa partisi. Disini juga Anda harus menentukan di partisi mana Windows 7 akan di install. Dalam contoh ini ada 3 partisi. Partisi pertama untuk System Reserved. Partisi kedua untuk drive C: (Windows 7 sebelumnya di install disini). Partisi 3 untuk drive D:.
  15. Untuk install ulang Windows 7 di laptop, Anda harus menghapus (delete) partisi 1 (System Reserved) dan juga partisi 2 (tempat Windows lama di install). Pilih partisi yang akan dihapus, lalu tekan “Delete” yang ada dibawah tabel. Pilih OK.
  16. Sekarang Anda memiliki 2 partisi. Partisi pertama yaitu Unlocated yaitu hasil dari System Reserved dan drive C: yang telah dihapus. Dan partisi kedua yaitu drive D:. Sekarang kita akan menginstall Windows 7 pada partisi pertama yang masih Unlocated. Caranya adalah pilih partisi tersebut, lalu tekan “New” dibawah tabel. Pilih OK.
  17. Anda saat ini memiliki 3 partisi. Partisi 1 isinya System Reserved yang baru. Partisi 2 masih kosong. Dan partisi ketiga berisi drive D:. Kita akan melakukan penginstallan Windows 7 di partisi 2 yang masih kosong. Pilih partisi tersebut lalu tekan tombol “Next” dipojok kanan bawah.
  18. Proses install Windows 7 akan berjalan. Anda tidak perlu melakukan apa-apa. Tunggu saja hingga proses install Windows 7 di laptop selesai.
  19. Selanjutnya akan muncul keterangan “Windows needs to restart to continue” dalam beberapa detik. Nah jika Anda tadi menginstall Windows dengan flashdisk, maka Anda harus cepat mencabut flashdisk sebelum laptop restart. Karena jika tidak dicabut, maka Anda akan dibawa masuk lagi ke menu BIOS. Ingat, booting pertamanya masih belum kita kembalikan seperti semula.
  20. Karena dicontoh ini kita menggunakan DVD Windows 7, maka akan muncul “Press any key to boot from CD or DVD”. Kita tidak perlu menekan tombol apapun karena saat ini proses installasi Windows 7 sedang berjalan. Kalau kita menekan tombol, maka kita akan dibawa masuk lagi ke proses awal sebelum install Windows atau kembali ke poin nomor 9.
  21. Karena kita tidak menekan tombol apa-apa, maka proses installasi berlanjut. Anda akan dibawa ke halaman “Setup is updating registry settings”. Tunggu proses tersebut.
  22. Jika sudah, layar akan berubah dan kembali ke halaman “Installing Windows”. Tunggu saja karena saat ini sedang proses “Completing Installation”. Untuk mempercepat proses, sebaiknya Anda tidak menekan tombol apa-apa. Jika tidak sabar dan menekan-nekan tombol, proses installasi bisa terganggu dan menjadi semakin lama.
  23. Jika proses “Completing Installation” telah selesai, Anda akan dibawa ke halaman dengan keterangan “Setup will continue after restarting your computer”. Tunggu hingga proses ini selesai.
  24. Sekarang Anda berada di halaman “Set Up Windows”. Isikan user name dan computer name. Disini Anda bisa mengisikan nama Anda atau yang lain. Jika sudah tekan tombol “Next”.
  25. Pada halaman selanjutnya Anda dapat mengisikan password. Jika Anda mengisikan password, maka setiap kali Anda menghidupkan laptop, Anda harus mengisikan password terlebih dahulu sebelum dapat masuk Windows. Jika dikemudian hari Anda ingin menghapus password, Anda tinggal mengikuti cara menghilangkan password Windows 7. Namun jika dari awal Anda tidak ingin mengaktifkan fitur lockscreen ini, maka kosongkan saja lalu pilih tombol “Next”.
  26. Dihalaman ini Anda dapat menginputkan Windows Product Key. Jika Anda sudah memilikinya, langsung saja isikan pada kolom yang tersedia, lalu berikan tanda centang pada kotak “Automatically activate Windows”. Pilih tombol “Next”. Jika Anda belum punya Windows Product Key, maka biarkan kolom tersebut kosong. Pilih tombol “Skip” yang muncul disamping tombol “Next”.
  27. Selanjutnya Anda harus memilih pengaturan keamanan sistem Windows Anda. Sebaiknya pilih yang pertama yakni “Use recommended settings”.
  28. Dihalaman berikutnya Anda harus menentukan time zone, tanggal dan waktu. Untuk time zone, pilih “(UTC+07:00) Bangkok, Hanoi, Jakarta”. Biasanya setelah menentukan time zone, maka tanggal dan waktu akan otomatis tersetting. Pilih “Next”.
  29. Cara install Windows 7 sudah selesai. Anda sudah masuk ke dalam Windows.

Perhatian!

Bagi Anda yang belum memasukan “Product key”, maka Anda hanya boleh menggunakan Windows 7 ini dalam batas waktu tertentu. Ada yang hanya 3 hari, tapi ada juga yang sampai 30 hari. Setelah itu Windows tidak dapat lagi dioperasikan.

Setelah selesai menginstall Windows 7 ataupun versi Windows yang lain, sebaiknya Anda menginstall pula driver untuk laptop Anda. Beberapa diantaranya adalah driver untuk graphics, driver audio, driver untuk network, dll. Menginstall driver dapat mengoptimalkan kinerja laptop. Namun ada beberapa jenis laptop dimana kita tidak perlu menginstall driver lagi.

Demikianlah tadi ulasan lengkap kami tentang cara install Windows 7 di laptop. Semoga membantu. Jika masih bingung, silahkan bertanya dikolom komentar.