Cara Mengatasi Windows Failed to Start

Advertisements
Cara Mengatasi Windows Failed to Start 0xc00000e9 0xc00000f dan 0xc00000e
Cara Mengatasi Windows Failed to Start 0xc00000e9 0xc00000f dan 0xc00000e

Apakah Anda pernah mengalami gagal masuk halaman Windows, dengan notifikasi error “Windows failed to start”? Masalah ini, merupakan salah satu masalah yang umum terjadi pada Windows. Untungnya, Microsoft sudah memberikan solusi berupa sejumlah cara mengatasi Windows failed to start dengan mengandalkan fitur yang ada.

Advertisements

Ketika error ini terjadi, akan muncul sejumlah notifikasi tambahan dan beberapa kode error seperti 0xc00000e9, 0xc00000f, 0xc00000e. Alhasil, biasanya Anda akan gagal menggunakan perangkat komputer dan harus melakukan perbaikan terlebih dahulu. Tenang! Banyak cara mudah yang bisa dilakukan. Berikut ini penjelasannya.

Kenapa sih Error Failed to Start Bisa Terjadi?

Bunyi pesan error ini secara lengkap ialah “Windows failed to start” lalu kemudian disusul pesan “A Recent Hardware or Software Change Might be the Cause to Fix the Problem”.

Usut punya usut, ternyata error failed to start ini bisa terjadi karena beberapa penyebab. Anda perlu mengetahuinya, supaya saat menggunakan Windows tidak melakukan kesalahan yang berakibat munculnya error ini.

Hardisk Bermasalah

Ketika hardisk komputer mengalami bad sector, maka sistem akan mendapat imbasnya sehingga bisa membuat koneksi Windows terputus dan akibatnya Anda gagal masuk ke halaman utama Windows.

File Boot Mengalami Corrupt

Windows memiliki file yang punya fungsi mengatur booting dan menyimpannya. Nama file tersebut adalah Boot Configuration Data (BCD). Ketika file ini bermasalah, otomatis proses booting juga akan ikut bermasalah.

File System Mengalami Corrupt

File corrupt juga bisa memberikan efek drastis pada saat booting dilakukan, alhasil proses booting tidak berjalan sempurna. Apalagi jika file yang corrupt ini merupakan salah satu dari file Boot Configuration Data.

Masalah Lain File System

Selai file sistem yang corrupt, masalah lainnya pada file system bisa terindikasi sebagai penyebab munculnya error failed to start.

Cara Mengatasi Windows Failed to Start

Setelah mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan error ini, saatnya Anda simak bagaimana cara mengatasinya. Dengan begitu, Windows bisa bekerja seperti biasa dan proses booting bisa berhasil dilakukan.

Repair

Untuk error yang disebabkan file system yang mengalami corrupt, Anda bisa melakukan langkah menggunakan cara repair ini.

  • Pastikan Anda memiliki DVD instalasi sesuai versi Windows yang digunakan.
  • Bisa juga dengan mempersiapkan bootable flashdisk.
  • Masukan DVD atau pasang flashdisk pada port yang tersedia.
  • Restart komputer atau laptop.
  • Kemudian tekan F2 secara berulang.
  • Fungsinya agar Anda masuk pada halaman BIOS.
  • Atur dan ubah urutan booting.
  • Jadikan DVD atau bootable flashdisk untuk booting pertama.
  • Pilih “Exit Saving Changes” untuk menyimpan perubahan.
  • Lalu keluar dari BIOS.
  • Akan muncul notifikasi “Press any key to boot from CD”.
  • Tekan sembarang tombol di keyboard untuk melanjutkan proses.
  • Akan muncul jendela “Windows Setup”.
  • Pilih opsi “Repair your computer”.
  • Letaknya di pojok kiri bawah.
  • Akan muncul halaman “Troubleshoot”.
  • Lanjutkan dengan memilih opsi “Advanced Options”.
  • Akan muncul beberapa menu pilihan.
  • Anda tinggal pilih “Startup Repair”.
  • Lalu biarkan sistem melakukan perbaikan.
  • Tunggu proses berlangsung.
  • Selesai.

Dengan mengikuti urutan langkah di atas maka pengaturan ini akan melakukan perbaikan pada file yang bermasalah secara otomatis.

File Boot Diperbaiki

Untuk error yang disebabkan Boot Configuration Data, Anda bisa melakukan tahapan berikut agar error bisa segera teratasi.

  • Gunakan lagi DVD atau bootable flashdisk.
  • Ikuti cara repair di atas.
  • Pastikan Anda sudah berada di jendela “Windows Setup”.
  • Pilih “Repair your computer”.
  • Anda akan masuk ke halaman “Troubleshoot”.
  • Pilih “Advanced options”.
  • Lalu pilih “Command Prompt”.
  • Tunggu jendela Command Prompt terbuka.
  • Ada beberapa perintah yang harus Anda ketik.
  • Ketik bootrec /FixMbr lalu tekan Enter.
  • Ketik bootrec /FixBoot lalu tekan Enter.
  • Ketik bootrec /ScanOs lalu tekan Enter.
  • Ketik bootrec /rebuildBcd lalu tekan Enter.
  • Lakukan satu persatu.
  • Semua file boot akan diperbaiki otomatis oleh sistem.
  • Selesai.

Setelah semua Anda kerjakan sekarang tutup semua jendela yang terbuka pada halaman tersebut. Matikan komputer seperti biasa. Coba nyalakan kembali. Jika Anda tadi menggunakan bootable flashdisk, maka sekarang lepaskan flashdisk. Begitu juga jika Anda menggunakan DVD, keluarkan DVD tersebut.

Seharusnya masalah Windows filed to start kini sudah bisa teratasi.

Last Known Good Configuration

Ketika Anda masuk ke halaman boot, akan ada banyak opsi yang muncul. Tapi, tak perlu bingung karena Anda cukup memilih opsi last known good configuration. Caranya adalah:

  • Matikan komputer Anda.
  • Kemudian hidupkan kembali.
  • Tekan berkali-kali tombol F8.
  • Tepatnya sesaat setelah komputer hidup.
  • Fungsinya agar Anda bisa masuk ke halaman boot.
  • Halaman ini memiliki background hitam.
  • Sekarang pilih “Last Known Good Configuration (Advanced)”.
  • Gunakan tanda panah di keyboard untuk memilihnya.
  • Pastikan Anda sudah berada pada opsi tersebut.
  • Lanjutkan dengan menekan tombol “Enter”.
  • Tunggu proses berlangsung.
  • Selesai.

Biarkan sistem bekerja dengan mengembalikan pengaturan pada sistem ke kondisi normal sebelum terjadinya error. Setelah prosesnya selesai, maka sistem akan kembali booting dan biasanya masalah error tidak akan muncul lagi.

Instal Ulang Windows

Ini biasanya dijadikan pilihan terakhir untuk masalah yang muncul seperti error failed to start. Cara instalasinya juga sama dengan cara biasa melakukan instal ulang Windows. Anda tinggal ikuti langkah instal ulang hingga selesai.

System Restore

Fitur yang dimiliki hampir semua versi Windows terkini seperti Windows 7, Windows 8 dan juga Windows 10 ini, akan mengembalikan pengaturan system pada kondisi awal sebelum error muncul. Cara kerjanya adalah:

  • Lakukan booting pakai DVD instalasi atau bootable flashdisk.
  • Ikuti langkah-langkah seperti di atas.
  • Pastikan Anda masuk ke halaman “Advanced options”.
  • Klik pada opsi “System Restore”.
  • Lalu tunggu sampai proses restore berlangsung.
  • Selesai.

Saat proses sudah berhasil, akan muncul notifikasi sukses dan Anda tinggal restart kembali komputer. Seharusnya Anda sudah bisa masuk lagi ke halaman utama Windows tanpa munculnya error failed to start.

Cek Kondisi Hardisk Anda

Ini adalah cara pamungkas ketika semua cara di atas tidak berhasil dilakukan. Anda tinggal membuka hardisk internal komputer, kemudian coba cek apakah masih berfungsi ketika dipasang pada komputer lain.

Proses ini, bisa melibatkan aplikasi pengecek hardisk internal seperti hardisk Sentinel atau HDTune. Biasanya, ketika hardisk bermasalah, maka akan berimbas pada sistem Windows.

Itulah serangkaian cara mengatasi Windows failed to start dan informasi lainnya seputar error tersebut. Semoga bermanfaat bagi Anda.