Cara Restore Windows 10

Cara Restore Windows 10 Lewat CMD dan Lewat BIOS Saat Booting
Cara Restore Windows 10 Lewat CMD dan Lewat BIOS Saat Booting

Sebagai versi Windows yang dibilang cukup mumpuni, Windows 10 dibekali berbagai fitur menarik termasuk Restore Point dengan segudang manfaatnya. Untuk menggunakan fitur tersebut, Anda bisa memakai cara Restore Windows 10 yang sangat gampang. Tapi, sebelumnya ketahui dulu apa itu Restore hingga manfaatnya.

Menggunakan Windows, sebaiknya bukan hanya sekadar bisa menghidupkan dan memakai aplikasi dan program penting saja. Mengenal setiap fiturnya juga perlu dilakukan. Siapa tahu suatu saat nanti Anda membutuhkan fitur tersebut. Jika paham cara menggunakannya, tentu tak perlu mengandalkan teknisi khusus lagi bukan?

Pengertian System Restore

Menyinggung soal definisi dari System Restore, yaitu salah satu fitur yang memang sudah tersedia pada Windows 10. Pengguna tidak perlu melakukan instalasi jika ingin menggunakannya. Fitur ini juga menjadi bagian dari Windows 7, namun memang tidak terlalu familiar.

Proses kerja dari fitur ini, secara sederhana adalah bisa mengembalikan sistem pada pengaturan di waktu tertentu. Contohnya, katakanlah hari ini perangkat komputer Anda mengalami masalah. Nah Anda dapat memanfaatkan fitur ini untuk mengembalikan sistem ke tanggal sebelum error terjadi.

Ketika error masuk kategori ringan, maka dengan System Restore bisa membuat error jadi hilang. Jadi fitur ini memang sangat bermanfaat bagi pengguna laptop, komputer dan PC.

Cara Restore Windows 10

Untuk mendapatkan manfaat dari fitur System Restore, Anda perlu membuat Restore Point terlebih dahulu. Fungsinya yaitu ketika perangkat komputer mengalami masalah, maka pengaturan sistem bisa dikembalikan ke tanggal tertentu yang sudah dibuat sebagai Restore Point.

Cara Membuat

Membuat Restore Point adalah langkah pertama yang perlu dilakukan. Dengan begitu Anda bisa pakai fitur ini ketika error terjadi. Begini cara membuatnya:

  • Pilih kotak Search pada Windows 10.
  • Letaknya di pojok kiri bawah halaman utama Windows.
  • Kemudian ketik File Explorer.
  • Lalu tekan tombol Enter.
  • Pilih menu This PC yang tersedia di layar monitor Anda.
  • Kemudian masuk ke menu System Protection.
  • Lalu Anda bisa memilih Local Disk C.
  • Lokasi ini merupakan tempat penyimpanan Windows.
  • Setelah itu, klik pada opsi Create a Restore Point.
  • Jangan lupa menulis nama Restore Point yang diinginkan.
  • Lalu tekan tombol Create.
  • Saatnya untuk menunggu sampai prosesnya selesai.
  • Lalu pilih tombol Close.
  • Selesai.

Cara Menggunakan

Untuk menggunakannya Restore Point yang sudah dibuat, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut:

  • Buka menu Explorer pada perangkat Anda.
  • Kemudian pilih menu This PC.
  • Dan masuk ke pilihan System Protection.
  • Pilih lagi Local Disk C.
  • Kemudian tekan pada opsi Configure.
  • Anda pilih opsi Turn on System Protection.
  • Dan lakukan pengaturan Max Usage yang dibutuhkan.
  • Pastikan semua langkah sudah selesai dilakukan.
  • Tekan tombol OK.

Cara Membuat Restore Windows 10 Untuk Tanggal Tertentu

Untungnya cara ini bisa dilakukan dengan cara mudah. Baik itu ketika Anda masih bisa masuk ke dalam sistem, maupun saat komputer sudah mengalami error sehingga tidak bisa lagi menampilkan halaman utama Windows.

Beberapa hal yang perlu dipahami adalah data yang sudah tersimpan pada sistem tidak akan hilang. Data atau aplikasi akan hilang jika aplikasi tersebut diinstal dalam rentang waktu Restore Point dan waktu error terjadi.

Selain itu, Anda juga bisa pakai Restore Point yang sudah otomatis dibuat Windows. Fitur ini akan sangat membantu terutama jika Anda masih kurang paham soal pembuatannya. Berikut ini, tutorial cara membuat Restore Point baru untuk tanggal tertentu?

  • Pilih tombol Windows.
  • Kemudian masuk ke menu File Explore.
  • Pada halaman menu tersebut Anda pilih This PC.
  • Lalu klik pada opsi Properties.
  • Selanjutnya Anda pilih menu System Protection.
  • Lalu klik pada opsi System Restore.
  • Di halaman tersebut akan muncul notifikasi.
  • Anda tinggal pilih tombol Next.
  • Letaknya di bagian bawah halaman.
  • Lalu, Anda buat Restore Point.
  • Dan klik lagi Next.
  • Pastikan time, description dan drives sudah sesuai dengan yang diinginkan.
  • Lalu Anda klik tombol Finish.
  • Selesai.

Mau Pakai System Restore Saat Windows Gagal Boot? Ini Caranya

Ketika error pada sistem Windows 10 terjadi, tentu ada yang menyebabkan proses booting selalu gagal. Sebagai langkah pertama untuk mencegah kerusakan sistem yang lebih parah, Anda bisa pakai System Restore. Begini caranya:

  • Tekan tombol Power pada perangkat.
  • Pastikan Anda telah lewat dari halaman BIOS.
  • Biasanya ditandai dengan warna layar biru.
  • Anda bisa tekan tombol F8 berkali-kali.
  • Hentikan menekan tombol F8, jika Anda sudah masuk ke halaman khusus.
  • Akan ada halaman yang menampilkan sejumlah pilihan.
  • Salah satunya Repair Your Computer.
  • Pilih menu tersebut.
  • Kemudian tunggu sampai prosesnya selesai.
  • Ada yang hanya butuh beberapa detik.
  • Namun ada juga perangkat yang membutuhkan waktu beberapa menit untuk repair otomatis ini.
  • Lanjutkan pada menu System Restore.
  • Ikuti langkah yang diminta dari menu tersebut.
  • Ikuti sampai selesai.
  • Setelah itu, Anda bisa restart komputer.
  • Dan tunggu sampai menyala sempurna.
  • Selesai.

Biasanya, cara ini mampu mengatasi masalah error sistem dengan mudah dan cepat.

Manfaat Dari System Restore

Ternyata jika ditelaah lebih dalam, banyak sekali manfaat yang bisa Anda rasakan ketika memanfaatkan fitur System Restore tersebut. Berikut ini adalah beberapa diantaranya, yang paling sering dirasakan pengguna Windows 10. Penasaran?

Atasi Blue Screen

Saat masalah blue screen muncul, tentu banyak yang dibuat bingung. Tapi, dengan pakai fitur Restore ini, masalah tersebut bisa lebih cepat teratasi. Sebab, sistem akan dikembalikan ke pengaturan awal sebelum masalah bluescreen muncul.

Biasanya blue screen muncul karena penggunaan driver yang tidak tepat. Jika pakai fitur Restore ini, maka Anda bisa mengembalikan kondisi normal perangkat terlebih dahulu. Kemudian atasi masalah driver setelahnya tanpa mengganggu sistem lagi.

System Normal, Data Aman

Pada kasus-kasus sistem error kategori ringan, fitur ini akan membantu memastikan sistem tetap dalam kondisi normal secara otomatis. Jadi, Anda tidak perlu susah payah melakukan serangkaian langkah manual.

Selama proses pengembalian sistem jadi normal, Anda juga tidak akan kehilangan data yang sudah tersimpan sebelumnya. Berbeda dengan install ulang Windows yang menghapus bersih data di drive C. Bahkan terkadang juga menghapus data pada drive tambahan, sehingga backup sangat diperlukan.

Atasi Sistem Hang

Apapun penyebab hang pada sistem komputer, ketika pakai fitur Restore biasanya bisa diatasi. Sebab, pengaturan sistem akan kembali pada kondisi sebelum hang itu terjadi.

Atasi Stuck Pada Booting

Fitur ini, menjadi salah satu senjata ampuh untuk mengatasi berbagai penyebab stuck saat proses booting. Makanya, sangat penting bagi Anda untuk memanfaatkannya.

Terutama untuk pengguna komputer, yang aktif setiap hari menggunakan perangkat tersebut. Sebab potensi error saat booting akan lebih besar.

Virus Hilang

Memanfaatkan System Restore bisa menjadi cara ampuh untuk melumpuhkan virus yang ada pada sistem. Sebab Anda bisa mengatur sistem untuk kembali ke pengaturan sebelum virus menyerang. Otomatis saat itu sistem akan bersih dari virus.

Untuk memaksimalkan manfaat yang satu ini, Anda bisa menambahkan antivirus setelah proses Restore selesai. Dengan begitu virus yang sebelumnya sempat menyerang, tidak bisa menyerang kembali.

Demikianlah penjelasan lengkap seputar System Restore, termasuk cara Restore Windows 10. Mulai sekarang, jangan abaikan eksistensi dari fitur yang satu ini. Manfaatkanlah dan aktifkan, supaya suatu saat ketika komputer Anda bermasalah maka System Restore bisa jadi solusi terbaik.